Abu Thalhah al-Anshari RA memiliki rumah besar yang bernama Bairuha’, yang letaknya tepat di dekat Masjid Nabawi. Ia sangat mencintai rumah itu, hingga turun ayat:
“Kamu sekali-kali tidak akan memperoleh kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai.”
(QS. Ali Imran: 92)
Maka ia datang kepada Rasulullah ﷺ dan berkata:
“Ya Rasulullah, sesungguhnya aku mencintai rumahku itu, dan aku ingin mewakafkannya di jalan Allah.”
Rasulullah ﷺ pun memuji Abu Thalhah dan memerintahkan agar rumah itu digunakan sesuai kemaslahatan umat.
Rumah itu kemudian dijadikan pusat kegiatan Islam dan wakafnya menjadi warisan dakwah yang abadi.
Sumber:
- Tafsir Ibnu Katsir, QS. Ali Imran: 92
- Shahih Bukhari, Kitab al-Waqf
- Sirah Nabawiyah, Ibnu Hisyam