Wakafinaja

Kebun Mukhairiq: Wakaf Seorang Yahudi untuk Rasulullah

Mukhairiq adalah seorang ahli kitab (Yahudi) dari Bani Tsa’labah di Madinah yang mengenal kebenaran Islam namun masih berada dalam kaumnya. Ketika terjadi Perang Uhud, Mukhairiq berkata kepada kaumnya:

“Jika aku mati hari ini, maka seluruh hartaku menjadi milik Muhammad untuk digunakan sesuai kehendaknya.”

Mukhairiq syahid dalam perang tersebut. Rasulullah ﷺ sangat menghargainya dan menerima kebun-kebun kurmanya, yang kemudian beliau wakafkan untuk umat Islam. Kebun-kebun itu menjadi salah satu sumber keuangan untuk mendukung dakwah dan kebutuhan umat.

Ibnu Qayyim rahimahullah berkata:

“Rasulullah ﷺ menjadikan kebun Mukhairiq sebagai wakaf, dan ia adalah orang pertama yang mewakafkan harta untuk Rasulullah ﷺ.”
(Zad al-Ma’ad, Ibnu Qayyim)

Mukhairiq adalah bukti bahwa wakaf tidak mengenal batas etnis atau status keislaman saat niat tulus telah lahir.

Sumber:

 

  • Ibnu Qayyim, Zad al-Ma’ad, Jilid 1
  • Ibnu Sa’ad, Tabaqat al-Kubra, Bab Perang Uhud
  • Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri, Ar-Rahiq al-Makhtum

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top